10 April 2016

Resensi Buku Anak Kos Dodol Lagi

Resensi Buku Anak Kos Dodol Lagi
Post kali ini, saya akan membuat Tugas matkul Bhs. Indonesia 2 yang berisi tentang Resensi Buku. Silahkan dilihat dulu...


Resensi Buku Anak Kos Dodol Lagi



IDENTITAS BUKU
Judul                     : Anak Kos Dodol Lagi - "Catatan Mahasiswa Gokil"
Pengarang             : Dewi “Dedew” Rieka
Penerbit                : Gradien Mediatama
Tahun Terbit          : 2008
Jumlah Halaman    : 208

SINOPSIS
Novel ini bercerita tentang pengalaman penulis yang merupakan penghuni kosan dikota Djogja. Tidak hanya penulis saja yang ada di dalam buku ini. Teman – teman penulis dan tokoh lainpun diceritakan oleh penulis di dalam buku ini. Di dalam buku ini diceritakan bagaimana menjadi seorang penghuni kos-kosan. Mulai dari keseruan, kesedihan, kekeluargaan, percintaan, perkuliahan dan masih banyak lagi. Terdapat 21 cerita atau kisah yang terdapat buku ini. Dimulai dari ‘I feel love in the air’ yang bercerita tentang anak kos yang sedang dirundung sepi, karena disaat malam valentine mereka harus berdiam diri di kosan mereka karena tidak memiliki pasangan. Lalu ada ‘Hebatkah aku?’ yang bercerita tentang seorang anak kos bernama Dewi yang mengikuti kegiatan rohis selama bulan ramadhan. Dewi merupakan perempuan yang cerewet dan tidak tahu aturan. Tetapi dia mencoba untuk berubah dengan mengisi hari-harinya selama bulan puasa tersebut dengan kegiatan agama. Buku inipun ditutup dengan cerita yang menyentuh berjudul ‘tentang sebuah nama’ yang bercerita tentang Iis, sahabat Dedew yang hilang saat mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah.

KELEBIHAN
Gaya bahasa yang digunakan oleh penulis dalam buku ini mudah dimengerti oleh pembaca  layaknya sebuah buku diary. Hal itu membuat pembaca penasaran dan ingn membacanya sampai selesai. Cerita dalam buku ini menarik. Sangat menghibur dan pembaca seperti masuk kedalam kisah dalam buku ini. Alur ceritanya mudah untuk dimengerti.

KEKURANGAN
Susunan kata yang terdapat dalam buku ini banyak yang tidak sesuai dengan kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar serta melenceng dari ‘Ejaan Yang Disempurnakan’. Banyak kata yang tidak baku didalam buku ini, seperti kata – kata yang disingkat oleh penulis. Dan ada kata atau kalimat vulgar yang menggangu saat membaca buku ini.

NILAI BUKU
Positif
Cerita di dalam buku ini mengajarkan kita untuk saling menolong antara sesama manusia, ada didalam suka dan juga duka bersama sahabat, selalu ingat dengan teman – teman yang dahulu bersama dan tidak melupakan Tuhan.

Negatif
Ada beberapa cerita didalam buku ini yang seharusnya tidak ditiru didalam kehidupan sehari – hari, seperti memukul orang, membuka celana saat pintu kamar tidak tertutup dan menjahili teman.




Load disqus comments

0 komentar